peran wanita dalam islam

 Image result for peran wanita dalam islam

Dalam  surat an-Nisa’ ayat 34 kaum liberal sering menjadikan dasar seolah Islam memarginalkan wanita;
الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاء بِمَا فَضَّلَ اللّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ
‘Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.’ (QS: an-Nisa’ :34).
Untuk membantah tuduhan mereka, kita harus memahami terlebih dahulu apa itu makna Qawwamah? Apakah sama qawwamah dengan al-Walayah?
Syeikh Al-Buthi dalam bukunya, ‘La Yaktihi al-Bathil’ mengungkapkan bahwa antara Qawwamah dan al-Walayah memiliki makna yang berbeda. Karena itu, Allah Subhanahu Wata’ala dalam surat an-Nisa’ ayat :34 menetapkan (afirmasi) laki-laki sebagai pemimpin wanita (qawwamah). Sementara pada surat at-Taubah ayat :9 Allah Swt memberikan ‘al-Walayah’ bagi laki-laki dan perempuan. Tanpa menafikan (nagasi) al-walayah bagi wanita.
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ
Firman Allah, ‘Dan orang yang beriman, lelaki dan perempuan sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain’ (QS: at-Taubah :71).
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Islam menjadikan laki-laki sebagai pemimpin (qawwamah) wanita. Sementara Islam tidak menafikan perempuan sebagai penolong (al-Walayah) bagi laki-laki, dan laki-laki menjadi penolong bagi wanita.
Lantas apa itu qawwamah dan apa itu al-Walayah? Sehingga Islam hanya memberikan ‘al-Walayah’ bagi wanita?
Islam menjadikan seseorang sebagai wali atau penolong (al-Walayah) bagi orang lain, jika orang tersebut belum mampu menjaga dirinya atau hartanya sendiri.
Misalnya, seorang anak kecil (laki-laki atau perempuan) memiliki harta berlimpah, punya mobil mewah, kebun luas, dan rumah bertingkat. Islam tidak memberi izin bagi anak tersebut untuk menggunakan hartanya sebelum rusyud tanpa izin dari walinya. Sebut saja wali anak itu orang tuanya, pamannya atau karabatnya jika orang tuanya sudah meninggal.
Seorang laki-laki yang boros atau laki-laki gila yang punya harta berlimpah. Islam menjadikan wali (al-Walayah) bagi dia untuk menjaga hartanya. Dia tidak boleh menggunakan hartanya semena-mena tanpa izin dari walinya. Begitu pula halnya dengan seorang wanita yang belum mampu menjaga harta atau dirinya.
Karena itu, dalam Islam laki dan perempuan sama-sama memiliki al-Walayah bagi diri mereka. Seorang suami suka-suka hatinya menggunakan hartanya jika sudah rusyud. Begitu juga perempuan.
Seorang suami ingin membeli mobil mewah dengan hatanya, silahkan. Itu kan harta dia. Seorang istri ingin membeli alat kosmotik yang paling mahal di dunia dengan harta dia, silahkan. itu kan hartanya. Seorang suami tidak ada hak untuk memaksa istrinya jangan belik ini itu, jika sesuatu yang akan dibelik itu bukan hal  yang terlarang dalam agama. Begitu juga sebaliknya.
Jadi dalam kontek walayah, Islam sama sekali tidak memarginalkan wanita. Antara laki-laki dan perempuan punya hak yang sama dalam al-Walayah. Saya rasa Anda sudah paham dengan pengertian al-Walayah. Sekarang mari kita telusuri makna Qawwamah.
Adapun Qawwamah adalah seseorang yang mengurus sebuah perkara. Dia yang bertanggung jawab atas maju dan mundurnya perkara tersebut. Misalnya, seorang suami ia menjadi qawwamah bagi keluarganya. Apa pun yang terjadi dalam keluarga, maka dia yang akan bertaggung jawab. Agar anak dan suami tidak lapar, maka atas suaminyalah dipundakkan perintah mencari nafkah. Anak atau istrinya bermaksiat, maka suaminya yang bertanggung jawab.
Islam memberikan walayah bagi laki-laki dan perempuan. Al-Walayah akan berfungsi bagi orang-orang yang belum mampu manjaga dirinya atau hartanya. Sedangkan Qawwamah sebuah gelar yang diberikan kepada seseorang untuk menjaga keluarganya meskipun keluarga dia semuanya sudah mampu menjaga dirinya masing-masing.
Lantas, siapakah yang berhak dijadikan qawwamah (pemimpin) dalam sebuah keluarga? Suami atau istri? Saya rasa tabiat manusia dari dulu telah menjawab pertanyaan ini. Bahwa yang berhak menjadi pemimpin (qawwamah) bagi sebuah keluarga adalah suaminya

Comments

Popular posts from this blog

5 Fakta Tentang Islam yang Diyakini Oleh Orang-Orang Barat