Posts

Showing posts from October, 2018

Kunci-kunci Keselamatan di Akhir Zaman

Image
Nabi Saw menggambarkan bahwa fitnah akhir zaman bagaikan potongan malam yang gelap. Dari Abu Hurairah rodhiyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa’ala alihi wasallam pernah bersabda, “Bersegeralah kalian dalam mengerjakan amal-amal sholih sebelum datangnya fitnah-fitnah seperti penggalan-penggalan malam yang gelap. Sampai-sampai seseorang yang berada pada pagi hari dalam keadaan beriman menjadi kafir pada sore harinya, dan pada sore hari dia seorang Mukmin namun pada pagi harinya menjadi kafir. Orang itu telah menjual agamanya demi memperoleh kekayaan dunia .” (HR. Muslim no.118) Kondisi gelap adalah gambaran tentang sulitnya mengambil pilihan, sebab semua terlihat hitam dan pekat. Kawan dan lawan tidak terlihat, halal dan haram menjadi samar, apa yang disangka manfaat boleh jadi justru mendatangkan madharat. Karenanya, ada sejumlah amalan yang menjadi kunci keselamatan hidup seorang muslim di zaman fitnah. Inilah beberapa poin yang mudah-mudahan d...

Suatu Hari Kau Makan Faludzaj Dengan Piring Fairuzaj

Image
Ya’qub bin Ibrahim (w: 182 H) atau yang lebih dikenal dengan Abu Yusuf adalah murid terdekat dan terbaik Imam Abu Hanifah –rahimahumallah-, yang dikenal sebagai Pemimpin para Qodhi (hakim). Orang besar ini tidak datang tiba-tiba. Penuh perjuangan. Menarik, menyimak perjalanan masa lalunya yang unik. Abu Yusuf berasal dari keluarga miskin. Suatu hari ia terlihat duduk di majlis Imam Abu Hanifah. Ayahnya Abu Yusuf berkata kepadanya, “Kamu jangan duduk di majlis Abu Hanifah, adapun dia rotinya dipanggang (maksudnya: orang kaya), sementara kamu perlu mencari kehidupan.” Sejak itu Abu Yusuf menghilang dari majlis ilmu Abu Hanifah. Sang Imam mencari-cari. Setelah sekian lama, Abu Yusuf datang lagi. Dia ditanya, “Mengapa kau menghilang dari kami?” “Saya sibuk mencari uang dan taat kepada ayahku.” Jawabnya pada Abu Hanifah Hari itu Abu Yusuf duduk di majlis tersebut hingga seluruh murid bubar. Abu Hanifah menyerahkan sekantong uang, “Nikmati ini.” Ternyata isinya 100 Dirh...

Saat Kebodohan Merata Dan Ulama Menjadi Langka

Image
  Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra, Rasulullah  Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا Sesungguhnya Allah swt tidak mencabut ilmu sekaligus dari hamba-Nya, tetapi Dia mencabut ilmu tersebut dengan diwafatkannya para ulama. Sehingga, tidak ada satu ulama pun yang tersisa. Pada saat itulah manusia mengangkat pemimpin dari mereka yang bodoh. Dan pada saat pimpinan yang bodoh tersebut ditanyai, maka para pemimpin tersebut memberikan fatwa tanpa berdasarkan ilmu, sehingga mereka tersesat dan menyesatkan. [1] Ada yang menarik untuk dikaji antara metode belajar modern dengan para salaf. Jika belajar modern mengajarkan agar suasana belajar dibuat sedemikian menyenangkan, jauh dari tekanan dan paksaan, justru p...

Menjadi Muslim Terbaik di Akhir Zaman

Image
Salah satu gambaran Nabi saw tentang akhir zaman adalah rusaknya parameter manusia dalam memandang hakikat kemuliaan hidup, kebohongan dan kepalsuan lebih disukai manusia daripada kebenaran dan kejujuran. Di antaranya sebagaimana riwayat Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad ini berada di genggaman-Nya, hari Kiamat tidak akan datang sehingga muncul kejahatan dan kebakhilan, orang yang jujur didustakan, orang yang khianat dipercaya. HR. Al-Hakim, Al-Fitan , hadits no. 8664. Akhir zaman juga ditandai dengan merajelalanya kebodohan manusia terhadap ilmu agama dan hakikat kehidupan akhirat. Rasulullah saw bersabda, “ Sesungguhnya, di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah diangkatnya ilmu, ditetapkannya kebodohan, khamr dijadikan minuman, dan maraknya zina di mana-mana. HR. Al-Bukhari, Al-‘Ilm, hadits no. 80 dan Muslim, Al-‘Ilm , hadits no. 2671. Karenanya Allah mengingatkan agar seorang muslim tidak terpedaya dengan jalan hidup orang-...

Saat Kebodohan Merata Dan Ulama Menjadi Langka

Image
  Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra, Rasulullah  Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا Sesungguhnya Allah swt tidak mencabut ilmu sekaligus dari hamba-Nya, tetapi Dia mencabut ilmu tersebut dengan diwafatkannya para ulama. Sehingga, tidak ada satu ulama pun yang tersisa. Pada saat itulah manusia mengangkat pemimpin dari mereka yang bodoh. Dan pada saat pimpinan yang bodoh tersebut ditanyai, maka para pemimpin tersebut memberikan fatwa tanpa berdasarkan ilmu, sehingga mereka tersesat dan menyesatkan. [1] Ada yang menarik untuk dikaji antara metode belajar modern dengan para salaf. Jika belajar modern mengajarkan agar suasana belajar dibuat sedemikian menyenangkan, jauh dari tekanan dan paksaan, justru p...

Dialog Penduduk Akhirat Dalam Al-Quran, Terbanyak Memuat Antara Pemimpin Dengan Rakyat

Image
Al-Quran memuat banyak peristiwa dan kejadian yang akan berlangsung di akhirat. Di luar gambaran nikmat surga atau adzab neraka, Al-Quran juga memuat percakapan manusia di sana, baik ketika masih berada di padang mahsyar, maupun ketika mereka sudah berada di surga atau di neraka. Jika percakapan penduduk surga berisi kalimat thayyibah, ucapan keselamatan dan kenangan kenangan indah, maka percakapan penduduk neraka lebih banyak berisi umpatan, celaan, caci maki dan penyesalan. Al-Quran sendiri menggambarkan bahwa gaya bahasa penduduk neraka dengan ungkapan yashtharihun (يصطرخون), yang bermakna teriakan keras, lengkingan suara yang menggambarkan rasa sakit yang tiada terkira dan butuh segera bantuan agar ia terbebas dari siksaan. Hal itu sebagaimana yang termuat dalam salah satu ayat: وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Duhai Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya ...

Kabar Gembira Bagi Para Penggenggam Bara Di Akhir Zaman

Image
  Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah saw bersabda: يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ Akan datang pada manusia suatu zaman di mana orang yang bersabar dalam agamanya bagaikan orang yang menggenggam bara api. [1] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa akhir zaman adalah fase fitnah yang kebaikan berkurang dan keburukan meningkat. Hakikat fitnah adalah terbaliknya suatu kondisi dari yang semestinya; yang haq dianggap batil dan yang hitam dianggap putih. Kejujuran akan dimusuhi dan kedustaan dijadikan tradisi. Sunnah dianggap bid’ah sedang bid’ah dijadikan sunnah. Lawan dianggap kawan sedang kawan dijadikan lawan. Itulah saat orang-orang yang berpegang dengan ajaran Islam yang haq sangat sedikit. Kesulitan dan kepayahan mereka berpegang dengan agama seperti orang yang menggenggam bara api, dipegang tangan terbakar dan jika dilepas api akan padam. Orang-orang yang berpegang dengan agama ke...